Dalam pemrograman terstruktur C,
terdapat tujuh elemen dasar, di antaranya:
1. Penyimpanan data
2. Proses Input
3. Proses Output
4. Simple proses
5. Pencabangan
6. Pengulangan
7. Fungsi
1. 1. Penyimpanan
Data
Di dalam penyimpanan data terdapat
konstanta dan variabel. Konstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah
atau konstant. Konstanta nilainya selalu tetap dan harus didefinisikan terlebih
dahulu di awal program. Konstanta dapat bernilai integer, pecahan, karakter dan
string. Contoh konstanta : 50; 13; 3.14; 4.50005; ‘A’; ‘TIF’.
Sedangkan variabel adalah suatu
identifier yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses
program. Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap, nilai dari suatu
variabel bisa diubah-ubah.
Dalam memprogram hanya diizinkan
menyimpan satu nilai untuk satu variabel. Sedangkan nilai atau data yang kita
temui dalam memprogram jenisnya bermacam-macam. Agar komputer mudah mengenali
jenis data tersebut, kita harus mencantumkan tipe data ketika kita
mendeklarasikan variabel. Berikut adalah penjelasan tentang nilai data dan tipe
data.
1. A. Nilai
Data
Jenis-jenis nilai data pada pemrograman
komputer adalah:
- Nilai data numerik atau bilangan (bulat / integer):
-
Tanpa tanda: desimal (ex: 35), oktal (ex: 035) , hexadesimal (0X35)
-
Bertanda: desimal (ex: +35, -35)
- Boolean: true dan false
- Karakter: contohnya: ‘A’, ‘B’ dan lain-lain yang terdapat di ASCII
- String: sekumpulan karakter yang diakhiri dengan ‘’. Contohnya: “Ada”,
“TIF”, dan lain-lain
1. B. Tipe
Data
Tipe data ada dua macam, yaitu primitf
(asli atau bawaan, tinggal pakai) dan buatan (harus didefinisikan terlebih
dahulu oleh programmer). Tipe data primitif terdiri dari 5 tipe data standard
dan 4 modifier. 5 tipe data standard antara lain: character (char), integer
(int), pecahan prosisi tunggal / floating point (float), double floating pint /
presisi ganda (double), tipe data kosong (void). 4 modifier anatara lain:
signed, unsigned, long, short.
1. 2. Proses
Input
Proses input merupakan proses untuk
menyimpan nilai data ke variabel tertentu melalui peralatan I/O. Standard
library function untuk proses input adalah:
1. Tanpa format: getchar, getch, gets, getche
2. Dengan format: scanf
3. 3. Proses
Output
Proses output dipakai untuk menampilkan
nilai data ke peralatan output sebagai data keluaran. Beberapa fungsi yang
terdapat pada bahasa pemrograman C di antaranya:
1. Tanpa format: putchar, putch, puts
2. Dengan format: printf
3. 4. Simple
Proses
Simple proses mencakup diantaranya:
1. Pemanggilan fungsi yang tersedia
2. Perhitungan ALU:
- Penyimpan nilai data ke variabel tertentu
- Proses perhitungan aritmatika dan atau logika
1. 5. Pencabangan
Dalam struktur pencabangan bersyarat,
suatu instruksi atau sekelompok instruksi dapat dilewati, sementara instruksi
lain dijalankan. Jadi dalam pencabangan terdapat dua atau lebih kondisi yang
bisa dipilih. Jika kondisi pertama benar, maka kondisi itu dijalankan,
sedangkan jika kondisi pertama salah, maka kondisi lain yang dijalankan.
Pernyataan pencabangan bersyarat terdiri
dari:
- if: jika ekspresi boolean bernilai true, maka statement
atau blok statement akan dilaksanakan.
- if-else: terdiri dari dua statement atau lebih. Jika ekspresi
boolean benar, maka blok statement pertama (seteleh if) yang dijalankan, dan
jika ekspresi boolean salah maka blok kedua (setelah else) yang dijalankan.
- switch-case: mengevaluasi ekspresi dan kemudian melihat isi case
constant. Jika nilai ekspresi ada didalam constant list maka pernyataan
dieksekusi. Jika tidak ada yang cocok, pernyataan default yang dieksekusi.
1. 6. Pengulangan
Struktur pengulangan digunakan untuk
melakukan proses pengulangan dari beberapa instruksi dalam sejumlah pengulangan
tertentu agar tidak menuliskan programnya berkali-kali dan cukup hanya sekali
saja.
Tiga struktur pengulangan antara lain:
for, while, do-while.
- for: mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlahnya.
- while: mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlah
- do-while: sama dengan while. Namun jika whilepengecekan
kondisi dilakukan terlebih dahulu, sedangkan do-while instruksi yang dilakukan terlebih dahulu baru
dilakukan pengecekan.
1. 7. Fungsi
Fungsi digunakan untuk mengerjakan suatu
tugas tertentu dan letaknya dipisahkan dari program utama. Program dari bahasa
C dibentuk dari kumpulan-kumpulan fungsi, mulai dari fungsi utama, fungsi
pustaka, maupun fungsi yang dibuat oleh pemrogram.
Manfaat fungsi :
-
Fungsi menjadikan program memiliki struktur yang jelas dan mudah dimengerti
-
Fungsi-fungsi diizinkan untuk menghindari penulisan yang sama berulang-ulang.
Contoh
program yang mencakup ketujuh elemen:
#include<stdio.h>
#include<stdlib.h>
#include<conio.h>
int jumlah(int a,int b);
int main(){
int pilihan_menu,a,b;
while(pilihan_menu!=3){
//Judul Program
printf(“Program Penjumlahan\n\n”);
//Menu Program
printf(“Menu Pilihan : \n”);
printf(“\t1. Masukkan Data : \n”);
printf(“\t2. Hasil Penjumlahan : \n”);
printf(“\t3. Keluar : \n\n”);
printf(“\tPilih Menu Yang Diinginkan :
“); scanf(“%d”,&pilihan_menu);
switch (pilihan_menu){
case 1 : {
printf (“Data 1 : ”
);scanf(“%d”,&a);
printf (“Data 2 : ”
);scanf(“%d”,&b);
system (“pause”);break;}
case 2 : {
printf (“Hasil Penjumlahan :
%d\n”,jumlah(a,b));
system (“pause”);break;}
case 3 : {break;}
default : {printf (“Maaf Pilihan
Tidak Ada !!\n\n”);system (“pause”);}
}
getch();
system(“cls”);}
return 0;
}
int jumlah( int a, int b){
int j;
j=a+b;
return j;
}
sumber : http://blog.ub.ac.id/nurulkhoirina/2012/02/29/tujuh-elemen-dasar-bahasa-pemrograman-terstruktur-di-dalam-c/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar