Free Naruto Cursors at www.totallyfreecursors.com

10/08/2012

alat peraga, alat interaktif, dan macam-macam monitor


1.     Alat Peraga
Alat Peraga  digunakan untuk menampilkan teks atau gambar, alat peraga dibedakan menjadi 2 macam, yaitu: hard-copy dan soft-copy .
Hard-Copy, adalah alat peraga yang bersifat tetap, dimana gambar atau teks yang ditampilkan pada alat peraga tersebut permanen. Contoh: Printer dan Plotter
Printer
Plotter


Soft Copy adalah peraga yang bersifat tidak permanen seperti:, Proyektor LCD dan monitor
PROYEKTOR LCD

Monitor


2.     Alat Interaktif 
Alat Interaktif adalah perangkat-perangkat yang digunakan untuk memberi perintah komputer. Perangkat interaktif contohnya:  Mouse, Trackball, dan Gamepad
 Mouse

 Trackball


Gamepad



Model monitor ada 3 macam yaitu : 

1.     Monitor komputer 
adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa sinyal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat).

2.     Monitor CRT

CRT (Cathode Rsdsday Tube) atau tabung sinar katoda ditemukan oleh Karl Ferdinand Braun ,teknologi yang digunakan adalah tabung sinar katoda. 




3.     Monitor LCD
LCD singkatan dari Liquid Crystal Display,
Pada mulanya LCD display digunakan pada komputer laptop sebelum teknologi meningkat dan akhirnya di pakai pada  monitor desktop. LCD monitor  terdiri dari lima lapisan yaitu  backlight, selembar kaca terpolarisasi  , mask piksel berwarna  , lapisan larutan kristal cair responsif terhadap kotak kabel dari koordinat x, y, dan selembar kaca terpolarisasi kedua.



4.     Monitor Plasma
Monitor Plasma atau lebih dikenal dengan PDP (Panel Display Plasma) adalah perangkat layar datar yg menggunakan fenomena gas discharge untuk menampilkan gambar.

Berdasarkan gambar yang dihasilkan :



1.     Monochrome display
 adalah jenis CRT layar komputer yang sangat umum di hari-hari awal komputasi, dari 1960-an hingga 1980-an, sebelum warna monitor menjadi populer. Mereka masih banyak digunakan dalam aplikasi seperti komputerisasi cash register sistem layar Green adalah nama umum untuk sebuah monitor monokrom menggunakan. hijau "P1" fosfor layar.
Melimpah di-awal-pertengahan 1980-an, mereka berhasil Teletype terminal dan CRT warna didahului sebagai perangkat output dominan visual untuk komputer.

Desain

Tidak seperti monitor warna, yang menampilkan teks dan grafis dalam beberapa warna melalui penggunaan bolak-intensitas warna merah, hijau, dan biru fosfor , monitor monokrom hanya memiliki satu warna fosfor (mono berarti "satu", dan krom berarti "warna").Semua teks dan grafis yang ditampilkan dalam warna itu. Beberapa monitor memiliki kemampuan untuk mengubah kecerahan individupiksel , sehingga menciptakan ilusi kedalaman dan warna, persis seperti televisi hitam-putih.

 Contoh

Terkenal contoh monitor monokrom awal adalah VT100 dari Digital Equipment Corporation , yang dirilis pada tahun 1978, dan IBM 5151, yang disertai IBM PC Model 5150 pada 1.981 rilis. The 5151 dirancang untuk bekerja dengan PC Adapter Tampilan Monochrome (MDA) text-satunya kartu grafis , tetapi pihak ketiga Hercules Graphics Card menjadi pendamping populer untuk layar 5151 karena 'Hercules resolusi tinggi bitmapped kemampuan monokrom grafis, banyak digunakan untuk grafis presentasi bisnis yang dihasilkan darispreadsheet seperti Lotus 1-2-3 .
Monitor monokrom sangat rentan terhadap layar membakar (maka munculnya, dan nama, dari screen saver ), karena fosfor yang digunakan adalah intensitas yang sangat tinggi. Efek lain dari intensitas tinggi fosfor adalah efek yang dikenal sebagai "ghosting", dimana suatu Pijaran ekor redup isi layar adalah sebentar terlihat setelah layar telah blanked. Ini memiliki tempat tertentu dalam budaya pop , sebagaimana dibuktikan dalam film seperti The Matrix.


Organic Light-Emitting Diode (OLED) atau diode cahaya organik adalah sebuah semikon duktor sebagai pemancar cahaya yang terbuat dari lapisan organik. OLED digunakan dalam teknologi elektroluminensi, seperti pada aplikasi tampilan layar atau sensor. Teknologi ini terkenal fleksibel dengan ketipisannya yang mencapai kurang dari 1 mm.
OLED merupakan piranti penting dalam teknologi elektroluminensi. Teknologi tersebut memiliki dasar konsep pancaran cahaya yang dihasilkan oleh piranti akibat adanya medan listrik yang diberikan. Teknologi OLED dikembangkan untuk memperoleh tampilan yang luas, fleksibel, murah dan dapat digunakan sebagai layar yang efisien untuk berbagai keperluan layar tampilan.
Jumlah warna dari cahaya yang dipancarkan oleh piranti OLED berkembang dari satu warna menjadi multi-warna. Fenomena ini diperoleh dengan membuat variasi tegangan listrik yang diberikan kepada piranti OLED sehingga piranti tersebut memiliki prospek untuk menjadi piranti alternatif seperti teknologi tampilan layar datar berdasarkan kristal cair.
beberapa teknologi layar tampilan dengan teknologi OLED sudah masuk ke pasar, mulai dari alat penerangan, alat konsumsi rumah tangga seperti televisi, gadget seperti telepon genggam, papan ketik (keyboard), kamera digital, jam tangan digital, komputer jinjing (laptop), layar komputer, sampai pada alat informasi seperti layar pengumuman di pasar swalayan, bandara, hotel atau rumah sakit.

Berdasarkan kegunaan :
1.     Alat Input

Unit ini berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan.
beberapa contoh :

   
 Data = Text yang belum diproses,
    Angka-angka,
    Gambar-gambar,
    Audio, dan video
    Instructions = Program
    Perintah-perintah (Commands)

Berdasarkan output :

1.     Gambar Bitmap
          Gambar bitmap atau yang sering juga disebut raster adalah gambar yang terdiri dari sekumpulan titik-titik (pixel) yang berdiri sendiri dan mempunyai warna sendiri pula yang membentuk sebuah gambar.
Gambar bitmap sangat bergantung pada resolusi. Jika gambar diperbesar maka gambar akan tampak kurang halus sehingga mengurangi detailnya. Selain itu gambar bitmap akan mempunyai ukuran file yang lebih besar. Semakin besar resolusi gambar akan semakin besar pula ukuran filenya.
Bitmaps sangat sempurna untuk foto dan lukisan digital bitmap menghasilkan reproduksi gradasi warna dengan baik. Bitmaps adalah resolution-dependent ,yang berarti merubah ukuran gambar akan mempengaruhi kualitas gambar itu sendiri.

Contoh software yang berbasis bitmap adalah Adobe Photoshop, Paint, CorelPhotoPaint,
dan lain-lain.




Contohnya gambar bitmap adalah pada gambar di atas. Gambar kiri merupakan gambar yang asli dengan tampilan 100% sedangkan gambar yang kanan adalah gambar yang sudah diperbesar. Gambar yang kanan kelihatan kurang halus (kotak-kotak) setelah diperbesar 500%.

2.     Gambar Vektor



          Gambar vektor adalah gambar yang dibuat dari unsur garis dan kurva yang disebut vektor. Kumpulan dari beberapa garis dan kurva ini akan membentuk suatu obyek atau gambar.
Gambar vektor tidak tergantung pada resolusi. Kita dapat memperbesar atau memperkecil ukuran gambar tanpa kehilangan detail gambarnya. Disamping itu gambar vektor akan mempunyai ukuran file yang lebih kecil dan dapat diperbesar atau diperkecil bentuknya tanpa merubah ukuran filenya.
Vektor Grafik sangat cocok untuk membuat ilustrasi dan logo sebab vektor merupakan resolution-independent dan fleksibel terhadap berbagai ukuran tanpa merubah kualitas gambar, artinya ukuran gambar tidak mempengaruhi kualitas gambar itu sendiri

Contoh software yang digunakan untuk membuat gambar vektor antara lain CorelDRAW, Macromedia Freehand, Adobe Illustrator, dan lain-lain.



Contohnya gambar vektor adalah pada gambar di atas. Gambar yang kiri merupakan gambar yang asli sedangkan gambar yang kanan adalah gambar yang sudah diperbesar. Gambar yang kanan masih kelihatan halus walaupun sudah diperbesar 500%.



Sumber :  http://agietsetiawan.wordpress.com/2011/06/08/jenis-jenis-alat-input-komputer-dan-fungsinya/
http://auliadin08390110021.wordpress.com/input-device/
http://id.wikipedia.org/wiki/Monitor_komputer
http://id.wikipedia.org/wiki/Gambar_vektor
http://id.wikipedia.org/wiki/Gambar_bitmap
http://febisuantari.blogspot.com/2010/08/perbedaan-gambar-bitmap-dan-vektor-1.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Gambar_vektor
http://id.wikipedia.org/wiki/OLED
http://id.wikipedia.org/wiki/monocrome


10/02/2012

ORGANISASI BERKAS INDEKS SEQUENTIAL




Sistem berkas ialah suatu system untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan.

1. Organisasi Sequential
2. Organisasi Index

Disini saya akan membahas tentang organisasi yang pertama, yaitu organisasi Sequential.
Organisasi berkas indeks sequential adalah Berkas/file yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat diakses secara sequential maupun secara direct (langsung) atau kombinasi keduanya, direct dan sequential data merupakan segala sesuatu yang masih dalam bentuk bahan mentah yang akan diproses. Data yang sudah diproses tersebut dan berguna bagi orang yang menerimanya ini disebut sebagai informasi.

Pengertian Lainnya :
Organisasi file merupakan suatu manajemen file yang dikelola dan diatur oleh sistem operasi (operating system ). Dalam organisasi file dibagi menjadi 3 macam yaitu:

1. Sequential
Sequential artinya berurutan, maksudnya disini file yang terekam atau di baca berurutan dari awal sampai akhir. Pada saat perekaman (penulisan) data, tersusun berdasarkan urutan data yang dimasukkan atau dientry. Data yang dimasukkan pertama akan menempati posisi record pertama, data yang dimasukkan kedua akan menempati posisi record kedua dan seterusnya.


2. Random (access direct )
Random artinya acak, Direct access yaitu dapat diaccess secara langsung. Memang dalam penggunaan organisasi file random (direct access) baik untuk membaca maupun penulisannya dapat dikatakan acak, tetapi berdasarkan nomor record yang harus selalu diberikan.

3. Index sequential
Organisasi fileINDEX SEQUENTIAL
merupakan gabungan dari organisasi file sequential dan random. Pada saat perekaman data pertama kali file dibentuk (create file), dengan cara sequential. Untuk pembacaan data dan penulisan data setelah file dibentuk, dapat dilakukan secara sequential maupun random.
Sequential file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara berurutan. Dalam hal ini, data yang ada akan disimpan sesuai dengan urutan masuknya. Data pertama dengan nomor berapapun, akan disimpan ditempat pertama, demikian pula dengan data berikutnya yang juga akan disimpan ditempat berikutnya.

Adapun jenis akses yang diperbolehkan, yaitu:
· Akses Sequential
· Akses Direct
Sedangkan jenis prosesnya adalah:
Struktur berkas Index Sequential
  • Index à Binary Search Tree
  • Data à Sequential

Indeksnya digunakan untuk melayani sebuah permintaan untuk mengakses sebuah record tertentu, sedangkan berkas data sequential digunakan untuk mendukung akses sequential terhadap seluruh kumpulan record-record.


STRUKTUR POHON


Sebuah pohon (tree) adalah struktur dari sekumpulan elemen, dengan salah satu elemennya merupakan akarnya atau root, dan sisanya yang lain merupakan bagian-bagian pohon yang terorganisasi dalam susunan berhirarki, dengan root sebagai puncaknya.
Contoh dari struktur ini adalah penyusunan silsilah keluarga, susunan suatu organisasi.
Dan akar pohon dari contoh di atas adalah “HUDA”.


Secara rekursif suatu struktur pohon dapat didefinisikan sebagai berikut :
· Sebuah simpul tunggal adalah sebuah pohon.
· Bila terdapat simpul n, dan beberapa sub-pohon T1,T2,...,Tk, yang tidak saling berhubungan, yang masing-masing akarnya adalah n1,n2,...,nk , dari simpul/sub pohon ini dapat dibuat sebuah pohon baru dengan n sebagai akar dari simpul-simpul n1,n2,...,nk.

Pohon Biner
Salah satu tipe pohon yang paling banyak dipelajari adalah pohon biner.
Pohon Biner adalah pohon yang setiap simpulnya memiliki paling banyak dua buah cabang/anak.




KEUNTUNGAN DARI SEQUENTIAL FILE

Merupakan suatu organisasi file yang sederhana. Dimana Jarak setiap aplikasi yang tersimpan sangat jelas. Metode penyimpanan didalam memory ini sangat sederhana, sehingga efisien untuk menyimpan record yang besar. Sangat murah untuk digunakan, sebab medianya cukup menggunakan magnetic tape.



KERUGIAN DARI SEQUENTIAL FILE

Diperlukan perubahan data, maka seluruh record yang tersimpan didalam master file ini, harus semuanya diproses terlebih dahulu. Data yang tersimpan harus sudah urut (sorted). Posisi data yang tersimpan sangat sulit untuk up-to-date, sebab master file hanya bisa berubah saat proses selesai dilakukan. Tidak bisa dilkukan secara langsung.


IMPLEMENTASI ORGANISASI FILE INDEX SEQUENTIAL

2 pendekatan dasar untuk mengimplementasikan konsep dari organisasi file indeks sequential :
Blok Indeks dan Data (Dinamik)
File indeks dan file data diorganisasikan dalam blok.
File indeks memilii struktur tree, sedangkan file data mempunyai struktur sequential dengan ruang bebas yang didistribusikan antar populasi record.
Prime dan Overflow Data Area (Statik)
Berdasarkan struktur indeks dimana struktur indeks ini lebih ditekankan pada karakteristik fisik dari penyimpanan, dibandingkan dengan distribusi secara logik dari nilai key.
Indeksnya ada beberapa tingkat, misalnya tingkat cylinder indeks dan tingkat track indeks.
Berkas datanya secara umum diimplementasikan sebagai 2 berkas, yaitu Prime Area Dan Overflow Area.
Kedua pendekatan tersebut menggunakan bagian indeks dan bagian data, dimana masing-masing menempati file yang terpisah. Karena diimplementasikan pada organisasi internal yang berbeda. Masing-masing file tersebut harus menempati pada alat penyimpan yang bersifat Direct Access Storage Device (DASD).

Sumber
· http://mukharom1.wordpress.com/2009/10/28/struktur-dan-organisasi-data-1/

9/26/2012

Contoh Aplikasi Grafik Komputer dan Pengolahan Citra

Contoh Aplikasi Grafik Komputer dan Pengolahan Citra
1.     Grafik Komputer
·         Desain
Dalam proses desain grafika komputer terutama digunakan pada sistem engineering dan arsitektur. Pada umumnya Computer Aided Design (CAD) digunakan untuk pembuatan desain mobil, bangunan, pesawat terbang, kapal, komputer, tekstil, dan lain-lain. Pada beberapa aplikasi desain, objek ditampilkan dalam bentuk wireframe, dimana diperlihatkan keseluruhan bentuk, dengan bentuk internal dari objek tersebut. Penggunaan wireframe bermanfaat bagi designer untuk melihat isi dari objek tersebut..



·         Grafik Presentasi
Bidang lain yang berhubungan dengan grafika komputer adalah grafik presentasi yang dapat berupa cetakan, slide, dan transparansi. Grafik presentasi biasanya digunakan untuk melengkapi laporan keuangan, sains, data ekonomi, dan lain-lain. Bentuk grafik presentasi tersebut adalah chart, bar chart, pie chart, dan lain-lain.

·         Computer Art
Metode grafika komputer digunakan dalam aplikasi commercial art dan fine art. Seniman menggunakan bermacam-macam perangkat lunak grafik, dan kadang dilengkapi dengan perangkat keras khusus. Contoh perangkat lunak yang digunakan yaitu Corel Draw, Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, Macromedia, dan sebagainya.

·         Film
Pada pembuatan film layar lebar, komputer banyak digunakan untuk menunjang proses pemodelan, visualisasi, dan editing. Misalnya dalam proses special effect, film animasi.



2.     Pengolahan citra
Secara umum operasi pengolahan citra dapat diklasifikasikan dalam beberapa jenis berikut :
1. Perbaikan Kualitas citra (image enhancement)
Jenis operasi ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas citra dengan cara memanipulasi parameter-parameter citra. Dengan operasi ini ciri-ciri khusus yang terdapat pada citra lebih ditonjolkan.
Yang termasuk dalam klasifikasi ini antara lain:
a. Perbaikan kontras gelap / terang (contrast enhncement).
b. Perbaikan tepian objek (edge enhancement)
c. Penajaman (sharpening)
d. Pemberian warna semu (pseudocoloring)
e. Penyaringan derau (noise filtering)


2. Pemugaran Citra (image restoration)
Operasi ini bertujuan untuk menghilangkan / meminimumkan cacat pada citra Tujuan pemugaran citra hampir sama dengan perbaikan.

Yang termasuk dalam klasifikasi ini antara lain:
a. Penghilangan kesamaran (debluring).
b. Penghilangan derau (noise)
 3. Pemampatan Citra(image compression)
Operasi ini bertujuan untuk memampatkan citra sehingga memori yang dibutuhkan untuk menyimpan citra lebih kecil, tetapi hasil citra yang telah dimampatkan tetap memiliki kualitas gambar yang bagus.
Contohnya adalah metode JPEG.
4. Segmentasi citra (image segmentation)
Operasi ini bertujuan untuk memecah suatu citra ke dalam beberapa segmen dengan suatu kriteria tertentu. Jenis operasi ini erat kaitannya dengan pengenalan pola.
5. Analisis citra (image analysis)
Operasi ini bertujuan untuk menghitung besaran kuantitatif citra untuk menghasilkan deskripsinya. Teknik analisis citra mengekstraksi ciri-ciri tertetntu yang membantu dalam identifikasi objek. Proses segmentasi kadangkala diperlukan untuk melokalisasi objek yang diinginkan dari sekelilingnya.
Yang termasuk dalam klasifikasi ini antara lain:
a. Pendeteksian tepian (edge detection).
b. Ekstraksi batas (boundary)
c. Representasi daerah (region)
6. Rekonstruksi citra (image reconstruction)
Operasi ini bertujuan untuk membentuk ulang objek dari beberapa citra hasil proyeksi. operasi rekonstruksi citra banyak digunakan dalam bidang medis.
Contohnya adalah foto rontgen dengan sinar X digunkan untuk membentuk ulang gambar organ tubuh.

Pengolahan citra mempunyai aplikasi yang sangat luas dalam berbagai bidang kehidupan kita antar lain :
1. Bidang Militer
a. Mengenali sasaran peluru kendali melalui sensor visual.
b. Mengidentifikasi pesawat musuh melalui radar.
c. Teropong malam hari (night vision)
2. Bidang Medis / Kedokteran
a. Mendeteksi retak/patah tulang dengan CT Scan.
b. Rekonstuksi foto janin (USG).
c. Mendeteksi kanker (kanker otak)




3. Bidang Biologi
Pengenalan jenis kromosom melalui gambar mikroskopis
4. Bidang Pendidikan
Pengolahan pendaftaran mahasiswa menggunakan scanner.
5. Bidang Geografi dan Geologi
a. Pemetaan batas wilayah melalui foto udara / Landsat.
b. Mengenali jenis dan bentuk lapisan batuan bawah permukaan bumi melalui rekonstruksi hasil seismik.
6. Bidang Kepolisian / Hukum
a. Pengelan pola sidik jari (finger print).
b. Rekonstruksi wajah pelaku kejahatan.
c. Pengenalan pola hasil uji balistik.
7. Bidang Perdagangan
a. Pembacaan barcode pada barang di swalayan.
Mengenali huruf / angka pada suatu formulir secara otomatis.
8. Bidang Hiburan
Pemampatan video (MPEG).
9. Komunikasi data
Pemampatan citra yang ditransmisi (Internet).

Source :